Akademisi Pendidikan Teknik Mesin FKIP UNS Perkuat Kualitas Publikasi Dosen UNISSRA di Era AI

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sebelas Maret (UNS) berkolaborasi dengan Universitas Sragen (UNISSRA) menyelenggarakan workshop dan coaching clinic untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen. Kegiatan ini berfokus pada penguatan kebaruan penelitian, pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) secara etis, serta strategi memilih jurnal internasional bereputasi.

Kegiatan tersebut memiliki keterkaitan kuat dengan Program Studi Pendidikan Teknik Mesin (PTM), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS. Ketua tim sekaligus pemateri, Dr. Eng. Nugroho Agung Pambudi, M.Eng., merupakan dosen Prodi PTM FKIP UNS. Sementara itu, Rektor UNISSRA, Prof. Dr. Suharno, S.T., M.T., juga tercatat sebagai tenaga pendidik di Prodi PTM FKIP UNS dengan bidang keahlian Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. 

Keterlibatan kedua akademisi tersebut menunjukkan bahwa kontribusi Prodi PTM FKIP UNS tidak hanya berada dalam pengembangan pembelajaran dan teknologi di bidang teknik mesin. Kompetensi akademik dosen PTM juga diwujudkan melalui pendampingan penelitian, penguatan budaya publikasi, serta pembangunan jejaring kerja sama antarlembaga pendidikan tinggi. 

Workshop yang dilaksanakan pada 22 Juli 2026 tersebut diikuti oleh dosen dari berbagai program studi di lingkungan UNISSRA, meliputi Fakultas Informatika dan Kesehatan, Fakultas Hukum, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Peserta memperoleh pembekalan mengenai cara menemukan kebaruan penelitian, meningkatkan kekuatan metode, menggunakan AI secara bertanggung jawab, dan memilih jurnal yang sesuai dengan bidang kajian. 

Dr. Eng. Nugroho Agung Pambudi menjelaskan bahwa kualitas artikel ilmiah pada era AI tidak cukup ditentukan oleh kemampuan menyusun bahasa yang baik. Ketepatan metode, validitas data, kejelasan kontribusi ilmiah, dan integritas penulis justru menjadi unsur pembeda yang semakin penting. 
Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan untuk membantu peneliti menelusuri literatur, menyusun kerangka awal, dan memperbaiki keterbacaan naskah. Namun, teknologi tersebut tidak boleh digunakan untuk menggantikan proses berpikir ilmiah maupun tanggung jawab akademik penulis. Penggunaan AI juga perlu dilakukan secara transparan dengan tetap memperhatikan kebijakan jurnal dan etika publikasi. 

Selain membahas pemanfaatan AI, peserta mendapat pendampingan untuk mengenali jurnal predator dan jurnal yang telah dihentikan indeksasinya. Pemahaman tersebut penting agar hasil penelitian tidak diterbitkan pada media yang tidak kredibel dan berpotensi merugikan rekam jejak akademik penulis maupun institusi. 

Materi mengenai strategi memilih jurnal disampaikan oleh Dr. Eng. Muhammad Kunta Biddinika, M.Eng. Peserta mempelajari cara mencocokkan topik artikel dengan ruang lingkup jurnal, memeriksa status indeksasi melalui sumber resmi, memahami mekanisme peer review, serta memanfaatkan Scopus, Web of Science, dan berbagai journal finder secara tepat. 

Rektor UNISSRA, Prof. Dr. Suharno, S.T., M.T., menyambut baik kolaborasi tersebut. Pendampingan lintas perguruan tinggi dinilai dapat membuka ruang bagi dosen untuk bertukar pengalaman sekaligus memperoleh masukan langsung terhadap artikel yang sedang disusun. Program ini diharapkan mampu mendorong lahirnya publikasi yang tidak hanya bereputasi, tetapi juga berintegritas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Program pendampingan dilaksanakan dalam dua tahap. Setelah workshop pada 22 Juli 2026, kegiatan akan dilanjutkan dengan coaching clinic pada 22 Agustus 2026. Pada tahap tersebut, peserta akan membawa draf artikel masing-masing untuk dibahas dan disempurnakan agar lebih siap diajukan ke jurnal bereputasi. 
Hasil evaluasi awal melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, khususnya dalam mengidentifikasi kebaruan penelitian, menentukan jurnal tujuan, dan menghindari kesalahan dalam proses publikasi ilmiah. 

Bagi Prodi Pendidikan Teknik Mesin FKIP UNS, kegiatan ini menjadi salah satu wujud pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sekaligus penguatan peran dosen dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi. Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa keilmuan pendidikan teknik mesin tidak hanya menghasilkan inovasi teknologi, tetapi juga membentuk akademisi yang mampu meneliti, menulis, berkolaborasi, dan menjaga integritas ilmiah di tengah perkembangan teknologi digital. 

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui kolaborasi berkelanjutan antara UNS dan UNISSRA, budaya penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas diharapkan semakin berkembang serta memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pendidikan di Indonesia.